Hampir 20 tahun aku menempuh hidup, sudah seperlima abad rupanya. Selalu berharap untuk diberikan yang terbaik dan kesempatan-kesempatan menghadiri hidup, tentu pada Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT. Aku ingin berbagi cerita dengan menengok ke belakang sambil menyelami jejak hidupku sebelum mencapai usia seperlima abad. Apakah kehidupan yang ku lewati banyak penyesalan atau kebahagiaan selalu menyelimuti? Aku tidak ingin berkata menyesal ataupun bahagia sepenuhnya, justru berpikir bahwa hidup tidak perlu ada yang disesalkan, karena yang menjalani dan memilih jalan hidup adalah kita sendiri. “Penyesalan selalu ada di akhir.” Acap kali kalimat itu terdengar ketika sesuatu yang tidak baik terjadi pada diri kita. Akupun pernah berkata demikian. Tapi jika berpikir lagi, memang tidak ada yang perlu disesalkan. Mungkin sebelumnya aku khilaf terhadap sesuatu atau aku menempuh jalan yang belum tepat. Ya, jalan yang belum tepat dan itu bukan jalan yang salah. Jadi jika teman-teman menyesa...
Jangan terbelenggu oleh masa lalu ❤
BalasHapus