KODE KERAS
Suasana pagi itu masih terasa ketika ayam yang entah jantan atau betina itu berkokok dan adikku bermain bola takraw bersama kawannya. Dikampung halamanku yang sederhana, asri, dan masih terasa kuat budaya lokalnya, Tana Toraja. Aku yang tak sengaja melihat mereka dari balik jendela rumah kami, tiba-tiba sebuah bola melayang tepat menuju kearahku.
“kak…” adikku meneriakiku, spontan ku menahan bola itu dan menangkapnya dengan telapak kakiku. Adikku terpesona melihatku.
Ibukku tersenyum melihatku sambil menenun. Aku sangat menikmati permainan takraw ini, hingga sesuatu yang tak terduga pun terjadi. Aku tak sengaja menabrak ayahku yang sedang membawa sesuatu.
“prang” jatuh sudah benda-benda yang dibawa ayahku itu.
“maaf ayah”
“ini bukan mainan anak perempuan.” kutundukkan kepalaku dengan rasa bersalah ini.
Ibu melihat ku yang memasang wajah bersedih.
Sebuah transisi pun muncul beberapa detik. Dilanjutkan dengan terjunnya air berwarna merah dengan diselingi ngelindingan buah-buah yang terasa segar.
“sabar ya” ibuku memberikan segelas air yang berwarna merah itu. Ku mulai meneguknya, dan terasa pegangan hangat dari tangan ibu dipundakku.
……
Yup itu bagian dari cuplikan iklan yang mungkin sudah familiar bagi kita, iklan yang modelnya bersambung namun memiliki sisi lain yang menarik karena biasa mengaitkan dengan budaya lokal Indonesia (kalau tau iklan apa, jawabnya dalam hati aja, biar aku nggak dikira lagi sponsor sirup. lol). Oke, cuplikan cerita diatas adalah kode keras bahwa bulan suci akan tiba.
Q : Apaan tuh bulan suci?
A : Bulan suci itu bulan Ramadhan guys. Bulan yang penuh berkah. Umumnya sih penjelasannya kayak gitu.
Q : Emang bulan memberikan keberkahan?.
A : Ups maaf salah ketik, disini aku hanya memberikan penjelasan seauai yang aku tau saja ya guys...
Jadi begini...
Mungkin bulan Ramadhan yang kalian tahu adalah bulan puasa (pastinya). Bulan yang penuh kemuliaan (wuihhh). Semua setan terbelenggu (katanya sih gitu, Alhamdulillah karena aku nggak bisa lihat setan makanya aku bilang “katanya”). Menahan segala hawa nafsu (masyaAllah). Ada iklan sirup *Marjan di TV (oke itu memang benar adanya dan kalian juga barusan baca ceritanya. wkwk) dan masih banyak lagi.
Oke, langsung aja ya. Kalau kita cermati berbagai ayat Al Quran dan Hadist Rasul, maksud dari keberkahan yang sekaligus mulia disini, karena pada saat Ramadhan jaman Rasulallah Baheula itu, Al Quran diturunkan gaess, makanya ada istilah Nuzulul Quran (lebih lengkapnya bisa cek mbah google). Lalu di bulan Ramadhan ada satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan (woow so Amazing!), nah ini nih yang disebut malam Lailatul Qodar. Terus dibuka semua pintu surga, ditutup pintu neraka, dan para setan dibelenggu (tuh kan). Diampuninya dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Puasa itu metode terbaik untuk manajemen diri dan syahwat (keren yak!) bahkan untuk membisakan sesuatu itu perlu waktu kurang lebih 21 hari, makanya bulan Ramadhan itu waktu yang paling tepat. Oh ya satu lagi keberkahannya, Allah langsung menjamin balasan bagi orang yang berpuasa, bisa kebahagiaan dunia dan akhirat loo. Nah loo guys, Fabiayyi aalaa irobbikumaa tukadzibaan… “nikmat mana yang engkau dustakan.” Bahkan nikmatnya meneguk sirup waktu buka puasa seperti tanyangan di TV itu masih kalah lo. Yuk kita gunakan waktu Ramadhan ini sebaik-baiknya, perbanyak ibadah, selalu berusaha mendekatkan diri pada Allah SWT, agar menjadi kebiasaan baik di waktu selanjutnya. Kita tidak tau lo dipanggil olehNya kapan. Ingat, peluang kita meninggalkan bumi ini satu, sedangkan pelung kita untuk menikah masih nol koma. Ups jadi bicara nikah nih.
Oke deh itu aja. Sekian dari saya, harap maklum karena tulisan ini masih banyak kekurangannya. Bahkan penulisnya adalah manusia dengan segala kekurangannya.
Boleh mengkritik, tapi jangan lupa beri solusi yang membangun. Salam Fastabiqul Khoirot.
#RWCODOP2018
#onedayonepost
#day1
#sirup

Kata Om Kasino, "Gile lu, Ndro!"
BalasHapusalias keren banget ... hehehe
Follback my blog:
https://dloverheruwidayanto.blogspot.co.id