SINETRON INDONESIA VS DRAMA KOREA?


Sudah tidak asing lagi jika kita mendengar istilah drama Korea atau serial drama yang berasal dari negeri ginseng. Kalau di Indonesia, kita sering menyebutnya dengan sinetron. Memang kini Indonesia sedang dilanda demam Korea. Industri hiburan ini telah diminati oleh berbagai kalangan, namun masih didominasi oleh remaja yang salah satunya ialah drama Korea. Dari drama inlahi yang mengenalkan remaja Indonesia dengan K-pop atau Korean Pop. 

Berasal dari negara yang berbeda pasti memiliki karakteristik yang berbeda pula. Tentu juga dengan produk serial dramanya Indonesia dan Korea memiliki keunikan tersendiri dalam berkarya. Meski begitu, keduanya memiliki penonton setia yang jumlahnya lumayan juga loh. Pertanyaanya adalah apa keunikan yang dimiliki setiap masing-masingnya? Berikut ulasan tentang perbedaan drama Korea dengan sinetron Indonesia versi penulis. 

Pertama, Sinetron Indonesia kebanyakan mengangkat masalah kehidupan sehari-hari, misalnya kehidupan keluarga dan percintaan remaja. Drama korea juga tidak jauh dari sinetron Indonesia, namun konflik, tema, dan latar belakang yang diambil lebih mengerucut atau genrenya lebih jelas, misalnya drama berlatar belakang kepolisian dengan genre komedi dan misteri, ada juga drama yang berlatar belakang medis,  hukum, politik, dan masih banyak lagi. Tidak seperti sinetron yang hanya melulu berlatar belakang  sekolah dengan percintaan yang genrenya selalu romansa.

Kedua, Jumlah episode. Sinetron Indonesia, jumlah episodenya tergantung rating sinetron. Jika ratingnya bagus, maka sinetron tersebut bisa tayang hingga ratusan episode, bahkan ada yang hingga ribuan. Namun tidak semua sinetron Indonesia seperti itu, ada juga yang jumlahnya kurang dari 50 episode. Sedangkan drama Korea episodenya sudah ditentukan jumlahnya ketika akan tayang. Rata-rata berjumlah 16 sampai 20 episode, apabila durasi waktu per-episodenya sekitar 60 menit. Namun jika durasi waktu per-episodenya 30 menit, drama Korea bisa tayang rata-rata 32 hingga 40 episode.

Ketiga, aktor dan aktris pemain serial. Sinetron Indonesia, yang memainkan peran adalah aktor dan aktris yang bisa dibilang itu-itu saja orangnya. Apalagi jika ada yang sedang naik daun, kemungkinan dia akan dijadikan sebagai  pemeran sinetron selanjutnya. Berbeda dengan Sinetron Indonesia, drama Korea pemilihan pemain dramanya benar-benar dipilih sesuai karakter, bahkan anggota K-pop pun ikut terjun dalam drama Korea. Sehingga banyak variasi saat kita melihat drama Korea, karena pemainnya yang kebanyakan berbeda. Ditambah setiap tahunnya negara ginseng ini akan memproduksi serial drama yang jumlahnya lebih dari lima.

Terakhir, soundtrack. Sinetron Indonesia kebanyakan hanya memiliki satu dan mengambil lagu yang sudah terkenal untuk dijadikan soundtrack. Sedangkan drama Korea, setiap drama serinya paling sedikit lagu yang digunakan untuk soundtracknya kira-kira tiga lagu dan paling banyak bisa sampai belasan lagu. Karena biasanya aktor dan aktris yang berperan turut serta dalam menyumbangkan seni suara yang dimiliki setidaknya satu buah lagu.

Itulah perbedaan sinetron Indonesia dan drama Korea yang penulis sajikan. Sebenarnya masih banyak sekali perbedaan, namun pembaca pasti bisa menyadarinya sendiri jika melihat drama Korea juga. Dalam postingan ini penulis tidak memihak pada siapapun. Penulis hanya menilai dari sudut pandang penulis sendiri. Walaupun sinetron Indonesia masih dikatakan kurang apabila dibandingkan dengan drama Korea, namun karya-karya film Indonesia tak kalah dengan film luar negeri lainnya. Masih banyak film Indonesia yang layak ditonton. Biarkan kreator Indonesia berkarya dengan kreasinya sendiri, karena itu akan menjadi keunikan yang dapat diperlihatkan. Tapi jangan lupa penonton yang menyaksikan bukan hanya orang dewasa, namun anak-anak juga. Saran dari penulis, berkaryalah untuk bangsa supaya menjadi contoh bagi generasi bangsa selanjutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SENJA MERONA

INDAH DIMATA-NYA

MENELAN DUSTA