Nge-Beach Camp di Pantai Drini Gunung Kidul Yogyakarta | bagian empat
Selamat datang kembali di blog laman-nafida. Masih pada judul “Nge-Beach Camp di Pantai Drini Gunung Kidul Yogyakarta” masih seperti postingan sebelumnya yang judulnya sama nih dimana aku menggunakan gaya bahasa yang sedikit sok kenal sok dekat. Maaf lagi baru posting, dikarenakan penulis masih ada tanggungan uta sampai minggu depan. Jadi nulisnya sebisanya aja pas waktu senggang.
Oke, lanjut cerita Nge-Beach Camp di Pantai Drini Gunung Kidul Yogyakarta. Setelah asik bincang-bincang malam alias curhat-curhatan, acara kami selanjutnya adalah main ke pupau kapuk alias tidur. Itu adalah jalan-jalan yang paling aku tunggu, karena aku hobi bobok syantik, ehehehe. Padahal kalo tidur saat di tempat umum tuh nggak terlalu nyaman, tapi aku masih aja bisa bobok nyenyak, mungkin karena adek sudah lelah. Wkwkwk. Tapi saat dikatakan malam terlalu malam atau pagi terlalu pagi aku terbangun seketika ketika mendengar tangisan dari arah luar tenda. Ya Allah itu bukan horor lagi, aku sampai nggk bisa tidur lagi, bukan karena horor tapi karena jeritan tangisannya kencang banget. Yuhuu itu tangisan anak kecil yang sepertinya ingin di gendong mamanya. Ya sudah aku paksa diri ini untuk tidur lagi karena jam gawai masih mengarah pada angka tiga.
Matahari mulai nongol sedikit. Sepertinya emang sudah pagi. Suasana sekitaran tenda lumayan sepi, aku nggak tau kemana perginya teman lainnya. Selepas tidur untuk istirahat aku pastinya terbangun lah ya. Beranjak dari tenda ombak di bibir pantai mulai menerjang. Airpun mulai meninggi. Batang hidung teman lainnya mulai terlihat. Kami sejenak jalan-jalan menyusuri pantai. Dan setelahnya kami membuat hidangan instan untuk disantap pagi itu. Tepatnya mie instan. Kami makan bersama munggunakn kertas minyak yang dijejer. Seingat ku sih ada nasi nya. Tapi ntah kalau tak ada. Aku sudah lupa. Kalau ada nasinya berarti kami makan karbohidrat saja dong. Wkwkwk. Tapi itu sarapan lumayan seru loh, karena sarapan dengan makanan alakadarnya di bibir pantai bersama-sama.
Itu dulu ya, tunggu keseruan Nge-Beach Camp di Pantai Drini Gunung Kidul Yogyakarta selanjutnya...
Komentar
Posting Komentar