Nge-Beach Camp di Pantai Drini Gunung Kidul Yogyakarta | bagian lima
Lanjutan dari tulisan sebelumnya nih. Masih lumayan seru kok, bagiku sih... Wkwkwk. Setelah nikmat makan bersama dengan makanan alakadarnya, air pantai sudah lebih tinggi dari sebelumnya, ombak pun makin pasang. Enak nih buat main-main dan berenang. Setelah rundingan pagi kita akan main apa, sejenak mata memandang. Ada sebuah perahu kecil, eh bukan ada subuah benda yang mirip banana tapu bukan banana boat, aku nggak tau namanya apa. Intinya itu benda bisa di naiki hanya maksimal tiga orang. Semua harus main air. Itu ucapan salah satu dari teman kami. Tapi awalnya aku menolak karena sedang uzur. Tau lah ya. Temanku satunya juga menolak karena alasan yang sama. Namun karena berbagai paksaan dan keinginan yang memaksa serta pertimbangan yang matang, alhasil aku dan temanku mengiyakan ajakan main air itu. Awalnya di pinggir pantai kami biasa-biasa saja, mendayung sembari benda itu didorong oleh salah satu kawan kami. Tapi saat semakin ketengan, perasaan ku mulai nggak enak, sepertinya bakal ada sesuatu. Yuhuuu, byurr... Kami basah semua, yang awlalnya nggak ada niatan untuk basah-basahan, eh malah basah kuyup karena teman kami yang mendorong barusan itu membalikkan benda itu. Ya jadinya kami kejungkir balik deh. Yasudah karena terlanjur basah, akhirnya kunputuskan untuk main air terus.
Waktu telah mengarah pagi menjelang siang, ya sekitaran dhuhur kami menyudahi permainan air tersebut, dan berencana mengakhiri perkemahan. Kami semua mulai bersih diri dan beres-beres barang bawaan. Tak lupa kami juga mengmbil potret indah untuk kenang-kenangan yang dilengkapi bendera organisasi kami. Dan perjalanan pun berakhir. Kami semua beranjak dari bibir pantai menuju parkiran. Kami meninggalkan jejak-jejak di pesisir pantau Drini dengan segala kenangan. Kami mulai perjalanan pulang denganembaca doa. Dan ngenggg... Pulang deh.. Alhamdulillah kami sampai di rumah dan kost-kostan dengan selamat.
Terimakasih atas perhatian pembaca yang setia menunggu postingan selanjutnya. Terimakasih untuk hadir dalam membaca tulisan saya yang acak kadul begini.. Salam literasi.. Sampai jumpa di tulisan selanjutnya..
Komentar
Posting Komentar