KONSEP PERSAMAAN LINIER DENGAN KESATUAN UMAT MANUSIA
Setiap disiplin ilmu memiliki hubungan satu sama lain dengan disiplin ilmu lainnya sehingga disiplin ilmu tidak dapat berdiri sendiri. Memiliki kesinambungan tak harus berarti menyatukan atau bahkan mencampur adukkan, karena identitas atau watak dari masing-masing kedua disiplin ilmu tersebut tak mesti hilang dan harus tetap dipertahankan.
Matematika merupakan salah satu cabang Ilmu Sains yang masuk dalam kategori ilmu pasti dan alam. Menurut KBBI, Matematika adalah ilmu yang berhubungan dengan bilangan dan prosedur operasional yang digunakan dalam penyelesaian malasah mengenai bilangan. Ada berbagai ilmu yang dipelajari dalam matematika diantaranya Geometri, Aljabar, Aritmatika dan masih banyak lagi.
Di dunia ini, setia manusia memiliki keyakinannya masing-masing. Salah satunya keyakinan dalam beragama. Orang muslim akan berkeyakinan dengan islam sebagai agamanya. Islam memiliki aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh umat muslim sendiri. Untuk memahami islam, seorang muslim harus mempelajari berbagai hal tentang islam, mulai dari memahami larangan-larang yang ada agar dijauhi, hingga anjuran-anjuran yang lebih baik dilakukan atau tidak.
Hingga kini, sebagian masyarakat luas masih berpandangan bahwasannya ilmu sains dan agama masih sulit untuk menemukan titik temu. Ada juga yang memandang bahwa sains dan agama berada pada posisinya masing-masing. Karena sains merupakan ilmu pasti dan alam yang memiliki bukti-bukti nyata, sedangangkan agama sebaliknya siap menerima yang ghaib dan tidak pasti, hanya didasarkan pada variable berwujud dari “iman” dan kepercayaan. Dengan adanya pemahaman diatas, sangat perlu adanya sebuah integrasi interkoneksi antara sains dan agama.
Penulis memilih Matematika sebagai bidang studi dalam disiplin ilmu sains dan islam sebagai agama yang akan dibahas. Matematika yang selalu identik dengan rumus dan hitungan tentunya juga memiliki hubungan dengan islam. Seperti pada postingan sebelumnya (KLIK DISINI).
Pembahasan kali ini, penulis akan mengupas teori matematika yang berhungan dengan islam yaitu memahami konsep persamaan linier dengan kesatuan umat manusia. Kesatuan umat diibaratkan persamaan-persamaan dalam hal membangun umat. Dalam matematika persamaan akan muncul ketika terdapat sebuah solusi sehingga ketika dimasukkan kedalam sebuah sistem persamaan tersebut. Sebagai contoh 2x+5=15. Contoh disamping akan memiliki satu solusi dengan penyelesaian sebagai berikut.
2x+5=15 (persamaan)
2x+5=15
2x+5-5=15-5 (kedua ruas sama-sama dikurangi 5)
2x=10
2x/2=10/2 (kedua ruas sama-sama dibagi 2)
X=5.
X=5 disini merupakan solusi dari persamaan 2x+5=15. Bagaimana jika terdapat dua buah persamaan yang berbeda?. maka dalam matematika dikenal dengan prinsip “eliminasi” atau “subtitusi (istilah lainnya dimasukkan)”. Dengan prinsip tersebut dapat kita ketahui bahwa matematika dapat berhubungan dengan agama terutama islam. Mengapa demikian?. Dalam membangun suatu umat, setiap manusia harus menghilangkan segala keegoisan yang dimilikinya dengan sikap mengeleliminasi dan saling melengkapi serta menerima kekurangan setiap manusia. Disinlah prisnsip eliminasi dan subtibusi berperan.
Allah berfirman dalam surat Al-Mukminun: 52-53 yang artinya “sesungguhnya agama tauhid ini adalah agama kamu semua, agama yang satu dan Aku adalah tuhanmu, maka bertakwalah kepada ku. Kemudian mereka (pengikut pengikut Rosul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah dengan apa yang ada pada diri mereka masing-masing. ”
Selain itu dalam penyelesaian soal persamaan matematika ada terdapat istilah “kedua ruas dibagi atau dikurang atau dikali atau ditambah.” Ini berarti matematika disini memiliki sikap keadilan yang tinggi. Sehingga berbanding lurus dengan ajaran islam yang selalu mengajarkan manusia untuk beriskap adil.
Wallahu’alam Bissawab.
Sumber :
Arifudin, I. (2016). Integrasi Sains dan Agama serta Implikasi terhadap Pendidikan Islam. Volume 1, Nomor 1.
http://www.reseachgate.net
Sumber :
Arifudin, I. (2016). Integrasi Sains dan Agama serta Implikasi terhadap Pendidikan Islam. Volume 1, Nomor 1.
http://www.reseachgate.net
#komunitasonedayonepost
#ODOPbatch6
#Day-6
Komentar
Posting Komentar